Dr. Dirgantara Wicaksono, M.Pd.
Ini berawal dari budeh kantin yang ada di SMA saya. Setiap pagi budeh selalu menata makanan di nampan untuk dijual. Pertama kali yang saya lihat yaitu risoles dan lumpia basah yang di goreng dengan isi sayuran. Awalnya saya tidak tertarik tapi banyak siswa dan siswi yang membeli makanan tersebut, karena penasaran akhirnya saya ingin mencobanya. Pantas saha setiap ke kantin risoles dan lumpia goreng budeh selalu habis terjual karena memang rasanya enak. Setiap istirahat saya selalu membeli makanan tersebut. Tiba-tiba saya ingin buat sendiri tapi berbeda dengan budeh kantin saya, kalau budeh membuat lumpainya dari kulit lumpia basah terus dilapisi dengan tepung roti dan isi dengan sayuran dan daging sedangkan saya ingin membuat dari kulit pangsit dan diisi sayuran juga. Keinginan ini tidak bisa terwujud karena saya tidak ahli dalam memasak tapi saya akan berusaha untuk mencobanya
POAC
1. Planning : Saya akan mengajak kakak sayang untuk membuat risol dengan varian baru.
2. Organizing: Saya dan kakak saya akan membuat risol sendiri dengan menggunakan bahan yang berbeda, dan bisa dijual
3. Action : Saya dana kakak saya akan menjual risol itu ke teman-teman atau sekitar lingkungan rumah
4. Controlling: usaha ini akan dikontrol bersama kakak saya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar